ISO 45001:2027 revisi terbaru yang sedang dikembangkan untuk menggantikan ISO 45001:2018. Per Oktober 2026, versi 2027 belum menjadi standar final yang dipublikasikan; dokumen yang tersedia adalah ISO/DIS 45001, yaitu Draft International Standard. ISO memperkirakan versi baru terbit pada paruh pertama 2027.
Status ISO 45001:2027 saat ini
- ISO 45001:2018 → standar yang saat ini berlaku.
- ISO 45001:2018/Amd 1:2024 → sudah menambahkan climate action changes.
- ISO/DIS 45001 → draft revisi yang akan menggantikan 2018.
- DIS telah melewati tahap voting pada September 2026 dan proses berikutnya mengarah ke FDIS/final publication.
Apa yang perlu diperhatikan perusahaan?
Untuk organisasi yang sudah menerapkan ISO 45001:2018, revisi ini penting karena kemungkinan akan membutuhkan gap analysis dan penyesuaian sistem, bukan sekadar mengganti dokumen sertifikat.
Area yang perlu dipantau antara lain:
- Context of the organization
- Leadership & worker participation
- Hazard identification dan OH&S risk
- Opportunities
- Climate change considerations
- Management of change
- Procurement, contractors & outsourcing
- Operational planning and control
- Performance evaluation
- Continual improvement
Status Terbaru Revisi ISO 45001:2027
- Tahap draf: Tahap Draft International Standard (DIS) dicapai pada pertengahan Juni 2026, ketika dokumen dirilis untuk pemungutan suara dan komentar selama 12 minggu oleh badan standar nasional anggota ISO.
- Jadwal terbit: Tanggal publikasi pasti belum diumumkan, tetapi kemungkinan besar terjadi pada semester kedua 2027. Sumber lain menyebut publikasi diperkirakan pada pertengahan 2027.
- Masih berubah: Tahap Final Draft International Standard (FDIS) bergantung pada hasil pemungutan suara DIS dan proses revisi selanjutnya. Artinya isi akhir masih bisa berbeda dari draf yang beredar.
Perubahan yang Diusulkan dalam ISO 45001:2027
Menurut ulasan atas draf DIS, perubahan yang diusulkan tergolong moderat tetapi penting. Perubahannya lebih luas daripada revisi ISO 9001 dan ISO 14001 yang baru-baru ini terbit, dan draf ini lebih selaras dengan Harmonized Structure terbaru dari ISO.
Perubahan utama yang diusulkan:
- Kesejahteraan kerja (well-being). Penekanan yang lebih kuat pada kesejahteraan terkait pekerjaan.
- Keberagaman tenaga kerja. Pertimbangan yang lebih besar terhadap keberagaman tenaga kerja.
- Identifikasi bahaya yang diperluas. Persyaratan identifikasi bahaya diperluas agar mencerminkan cara kerja modern.
- Kesehatan kerja dan kembali bekerja. Persyaratan baru terkait kesehatan kerja dan proses kembali bekerja setelah cedera atau sakit.
- Kontrol pihak eksternal. Pengendalian yang lebih ketat atas produk dan layanan yang disediakan pihak luar.
- Penyederhanaan klausul perbaikan. Klausul 10.1 “Continual improvement” yang baru menggabungkan 10.1 “General” dan 10.3 dari edisi 2018. Teksnya lebih ringkas, namun maksudnya tidak berubah.
Selain itu, beberapa penyedia sertifikasi menyebut tema yang kemungkinan ikut membentuk standar baru, yaitu kesehatan mental, kesejahteraan, risiko iklim, dan kerja hibrida.
Bagaimana Masa Transisinya?
Selama masa transisi, sertifikat ISO 45001:2018 tetap berlaku. Namun organisasi harus sepenuhnya mengadopsi persyaratan baru sebelum masa transisi berakhir. Soal durasi, kemungkinan transisi berlangsung 3 tahun, seperti yang diputuskan untuk ISO 14001 dan ISO 9001, dengan ketentuan akhir ditetapkan oleh IAF. Dengan perkiraan terbit pada 2027, batas akhir transisi kemungkinan jatuh sekitar 2030. Angka ini belum final.
Langkah Persiapan untuk Perusahaan
Anda tidak perlu menunggu standar final untuk mulai bersiap. Beberapa langkah yang bisa dilakukan sekarang:
- Pastikan sistem ISO 45001:2018 berjalan baik. Fondasi yang kuat membuat transisi jauh lebih mudah.
- Lakukan gap analysis awal terhadap tema yang diusulkan, seperti kesejahteraan pekerja, kesehatan mental, dan return-to-work.
- Tinjau proses identifikasi bahaya dan penilaian risiko. Pastikan mencakup pekerjaan jarak jauh atau hibrida, risiko psikososial, dan faktor iklim.
- Perkuat pengendalian kontraktor dan pemasok. Persyaratan pengendalian pihak eksternal kemungkinan makin ketat.
- Libatkan pimpinan puncak. Kepemimpinan dan akuntabilitas adalah inti sistem manajemen K3 yang efektif.
- Pantau informasi resmi dari ISO, BSN, dan lembaga sertifikasi Anda. Jangan menetapkan perubahan sistem berdasarkan draf saja.
- Rencanakan pelatihan internal bagi tim K3, auditor internal, dan manajemen setelah standar final terbit.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apakah ISO 45001:2027 sudah terbit?
Belum. Per awal Oktober 2026, standar ini masih berupa draf (tahap DIS) dan diperkirakan terbit pada 2027.
Apakah sertifikat ISO 45001:2018 saya akan tidak berlaku?
Tidak langsung. Sertifikat 2018 tetap berlaku selama masa transisi, tetapi harus bermigrasi ke edisi baru sebelum masa transisi berakhir.
Berapa lama masa transisinya?
Belum ditetapkan resmi. Perkiraan yang beredar adalah sekitar tiga tahun sejak publikasi.
Apakah perubahannya besar?
Perubahan yang diusulkan tergolong moderat, tetapi lebih luas daripada revisi ISO 9001 dan ISO 14001 yang terakhir.
Apakah ISO 45001 wajib di Indonesia?
ISO 45001 bersifat sukarela. Namun penerapan SMK3 diwajibkan oleh regulasi nasional untuk kriteria perusahaan tertentu, dan banyak perusahaan memakai ISO 45001 sebagai bukti komitmen K3 di mata klien dan mitra.
ISO 45001:2027 menandai pergeseran dari K3 yang berfokus pada kepatuhan ke K3 yang mencakup kesejahteraan, kesehatan kerja, dan ketahanan organisasi. Standar final belum terbit, tetapi arahnya sudah terlihat. Perusahaan yang mulai menyiapkan diri sekarang akan lebih tenang dan lebih hemat biaya saat masa transisi tiba.
Worldwide Quality Assurance
Graha ISKA 5th Floor
Jl Pramuka Raya No. 165
Central Jakarta, 10570 Indonesia
Phone : +6221 – 4260769
Hotline/Whatsapp +628111496821
Email : Info@wqa.co.id











