ISO 22372 adalah panduan bagi organisasi – baik pemerintah, sektor swasta, maupun penyedia layanan publik – mengenai bagaimana merancang, membangun, dan mengelola infrastruktur agar tahan dan tangguh terhadap berbagai ancaman, gangguan, dan bencana.
Apa yang dibahas dalam ISO 22372 ?
ISO 22372 mencakup beberapa hal penting, antara lain:
-
Kerangka kerja untuk menilai ketahanan infrastruktur, termasuk mengidentifikasi risiko, kerentanan, dan keterkaitan antar-sistem.
-
Pedoman perencanaan, pengembangan, pemeliharaan, serta pemulihan infrastruktur secara terkoordinasi.
-
Pendekatan kolaboratif dengan melibatkan banyak pemangku kepentingan, seperti pemerintah, perusahaan, penyedia layanan publik, dan masyarakat.
-
Prinsip ketahanan yang bersifat proaktif, agar infrastruktur mampu bertahan, beradaptasi, dan pulih cepat saat terjadi gangguan.
Mengapa ISO 22372 penting ?
Standar ini menjadi penting karena infrastruktur global semakin menghadapi risiko dari bencana alam, perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, hingga urbanisasi. Dengan adanya ISO 22372, organisasi dan pemerintah memiliki pedoman bersama dalam merancang dan mengelola infrastruktur yang tangguh dan berkelanjutan.
Siapa yang dapat menggunakan ISO 22372 ?
Standar ini dapat diterapkan oleh berbagai pihak, seperti:
-
pemerintah pusat dan daerah
-
operator infrastruktur
-
perusahaan konstruksi dan perencana
-
penyedia layanan publik
-
organisasi yang mengelola risiko dan kebencanaan
ISO 22372 adalah panduan internasional terbaru untuk membangun dan mengelola infrastruktur agar tahan banting terhadap bencana, perubahan iklim, dan risiko masa depan. Dengan menerapkan standar ini, organisasi dapat memperkuat ketahanan sistem, mengurangi dampak dari gangguan, dan memastikan layanan penting tetap tersedia bagi masyarakat — sehingga infrastruktur tidak hanya efisien, tetapi juga berkelanjutan dan aman dalam jangka panjang.
ISO 22372 adalah
ISO 22372 adalah











